Bayi Berbobot Rendah Saat Lahir? Ini Resikonya!

Hamil adalah momen yang paling berbahagia bagi para orang tua, mendapat momongan sangatlah membuat ayah dan juga ibu senang dan anak adalah titipan dari Tuhan oleh karena itu kita harus benar-benar menjaga anak jika nantinya terlebih saat masih dalam kandungan sebagai seorang ibu hamil dan juga menyusui adalah kelompok rawan gizi, terlebih hasil survei menemukan bahwa 44,2 persen ibu hamil di dunia mengkonsumsi makanan kurang dari kebutuhan minimal.

Hal tersebut juga bisa menyebabkan bayinya lahir dengan bobot di bawah normal, bayi yang lahir rendah di bawah normal tak bisa dipandang sebelah mata karena ini bisa menyebabkan resiko-resiko penyakit cukup serius bagi bayi yang mengelami kondisi ini.

Seorang Guru Besar Teknologi dan Pangan IPB bernama Prof Dr Made Astawan, MS dalam diskusinyua mengenai Peran Budaya untuk Pemenuhan Gizi Ibu dan Anak yang digelar oleh Sarihusada di Hotel Sultan yang beralamatkan di Jl Gatot Subroto, Jakarta mengatakan bahwa perkembangan otak yang di mulai oleh bayi adalah pada masa kehamilan dan Ibu yang hamil apabila kekurangan gizi akan beresiko memiliki bayi yang bobotnya rendah.

Bayi yang lahir di bawah bobot akan beresiko terkena penurunan inteligensia yang berarti kemampuan otaknya tidak normal selain itu pertumbuhan pada bayi juga tidak baik di tambah daya tahan tubuh mereka melemah. Tak hanya itu Bayi yang lahirnya di bawah bobot normal akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas bahkan meningkatkan penyit degeneratif di masa dewasanya.

Lebih lanjut profesor Made mengatakan bahwa pemberian nutrisi kepada janin sangatlah diperlukan karena bisa berdampak pada perkembangan otak yang nantinya juga bisa berimbas dengan kemampuan kognitif dan edukasional.

Selain itu juga sudah masuk periode emas masa perkembangan otak dan yang pertama terjadi saat masa kehamilan dan kedua di usia 1-18 tahun perbandingannya 80-20. Nutrisi dari dini juga akan berpengaruh pada pertumbuhan dan juga masa oto serta komposisi tubuh, hal ini juga bisa mempengaruhi daya tahan tubuh dan juga kinerja mereka.

Jadi sudah jelas bahwa bayi yang lahir haruslah berada pada bobot yang normal, kelebihan salah kekurangan juga salah. So, para bunda yang sedang hamil perhatikan asupan nutrisi kalian yah supaya nanti anaknya sehat walafiat saat lahir nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s